INJIWARRIOR

Injiwarrior.com adalah portal berita lingkungan yang menyampaikan informasi edukatif serta informasi tentang pengungkapan, pencegahan maupun penindakan kasus - kasus kejahatan satwa liar dan pengrusakan hutan di Indonesia. Kami menyampaikan berita yang berkualitas dan berupaya menerapkan standar tinggi jurnalisme dalam meliput peristiwa dan menuliskannya secara tajam, cerdas dan berimbang.

Batu Bara Sambut Hari Kelautan 2026: Tanam Mangrove, Pulihkan Terumbu Karang

Foto/ ist

Konservasi

Batu Bara Sambut Hari Kelautan 2026: Tanam Mangrove, Pulihkan Terumbu Karang

Federasi Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) akan melakukan  transplantasi terumbu karang di kawasan pulau pandang, Batu Bara.

23 Juni 2026 20:16:00 WIB 01 Januari 1970 07:00:00 WIB


Inji Warrior, Batu Bara – Pemkab Batu Bara mendukung rencana kegiatan penananaman mangrove dan pulihkan terumbu karang dalam memperingati Hari Kelautan 2026.

Bupati  Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. menyatakan dukungan terhadap rencana kegiatan  itu saat  menerima audiensi Yayasan Naluri Fauna Indonesia (NAFAS), Federasi Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Sumut, dan PTMSI Rayon 1 di Kantor Bupati, Senin 22 Juni 2026.

Bupati Baharuddin langsung memberikan lampu hijau. Menurutnya, kedaulatan laut nggak bisa dijaga sendirian. Harus kompak."Pemerintah, komunitas, kampus, swasta harus satu suara. Ini langkah strategis. Laut kita lestari, ekonomi biru berjalan sehingga ekoeduwisata  akan tumbuh. Batu Bara dapat semuanya," tegas Bupati.

Ketuan Yayasan Naluri Fauna Indonesia (NAFAS), Badar Johan imengatakan,  Tema kegiatan ini “Penguatan Ekonomi Biru Berkelanjutan untuk Menjaga Kedaulatan Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia”.  kegiatan  ini bukan sekadar seremonial.  Para mahasiswa  dan masyarakat sekitar akan  mengikuti seminar lingkungan, turun lumpur menanam mangrove, selanjutnya penyelam yang tergabung dalam  Federasi Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) melakukan  transplantasi terumbu karang di kawasan pulau pandang, Batu Bara.

Badar Johan yang merupakan inisiator kegiatan ini mengungkapkan, 
kegiatan ini rencananya akan dikemas lewat konsep ekoeduwisata. "Jadi sambil jaga laut, warga juga bisa dapat manfaat ekonomi. Kami mau bangun alam, bangun kesadaran, bangun partisipasi. Khususnya generasi muda. Karena merekalah penjaga pesisir masa depan," ujar Badar Johan 

Dengan sinergi multipihak ini, lanjut Badar Johan, Hari Kelautan Nasional 2026 diharapkan jadi titik balik. Bukan cuma peringatan di kalender, tapi momentum yang  nyata. "Masyarakat makin peduli, laut makin terjaga", ungkapnya.

JOIN US




JOIN US